Kain Kerawang Gorontalo
http://kainkerawang.com
Minggu, 13 Maret 2016
Toko Online Kerawang
Beli kerawang klik DISINI
Blog ini ternyata banyak pengunjung. terakhir ini sudah tercatat mencapai 4 ribuan dari sekian pengunjung banyak yang menanyakan di mana dan bagaimana mereka mendapatkan bahan kerawang. yang merupakan hasil
KAMI JUGA MENJUAL DI
Sabtu, 21 November 2015
KARAWO MASUK ISTANA
Rusli : Saya Malu, Karena Hanya Gunakan Batik
GORONTALO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat kerja bersama seluruh Gubernur, Bupati/Walikota dan Kementerian/Lembaga se Indonesia di Istana Negara, Rabu (21/10) kemarin. Ada pemandangan berbeda dalam rapat tersebut, dimana Presiden Jokowi tidak menggunakan batik atau kemeja putih polos seperti yang sering ia gunakan. Jokowi tampil dengan menggunakan kemeja bermotif karawo.
Kemeja karawo berwarna merah itu tampak pas digunakan Presiden. Sebelum memimpin rapat dengan para kepala daerah se Indonesia, Presiden dengan pakaian karawo itu terlebih dahulu membuka trade expo Indonesia tahun 2015. Sejumlah menteri kabinet kerja juga tampak menggunakan karawo seragam dengan Presiden.
![]() |
“Alahamdulillah, selain serapan anggaran Gorontalo yang tertinggi di Indonesia, ternyata dalam rapat tadi (kemarin,red) pak Presiden itu menggunakan karawo, itu sangat membanggakan,”ujar Gubernur Gorontalo Rusli Habibie usai mengikuti pertemuan dengan Presiden di Istana Negara, kepada Gorontalo Post via seluler, kemarin.
Gubernur Rusli Habibie mengaku, dengan melihat Presiden Jokowi menggunakan karawo dihadapan seluruh Gubernur, Bupati/Walikota se Indonesia, ia menjadi malu. Sebab ia sendiri dalam pertemuan di istana negara itu hanya menggunakan batik. “Saya malu, karena saya sendiri tak gunakan karawo. Dari Gorontalo, hanya Bupati Bone Bolango (Nurdin Mokoginta) yang gunakan karawo. Padahal pak Nurdin bukan asli Gorontalo, ia orang Bolaang Mongondow,”kata Rusli Habibie. Terkait dengan itu, ia mengatakan akan terus menggunakan karawo sebagai identitas daerah.
Karawo yang tembus istana itu, tak lepas dari promosi yang terus dilakukan Pemerintah dan masyarakat Gorontalo. “Promosi karawo terus kita lakukan, pelaksanaan festival hingga pameran-
pameran, kami juga mempromosikan kain karawo ini kepada setiap tamu yang datang ke Gorontalo,” terangnya. Dengan bertambahnya motif karawo, maka saat ini kata Rusli, makin banyak yang tertarik dengan karawo, usaha mikro yang mengembangkan karawo pun terus bertambah.
“Para pengerajin bergairah, Pemprov juga memberikan bantuan,”katanya. Salah satu desainer dan pemilik rumah karawo Gorontalo, Agus Lahinta mengatakan, dengan digunakanya karawo oleh Presinde Jokowi maka memberikan angin segar bagi pengerajin karawo di Gorontalo. “Saya optimis dengan cara ini karawo semakin dikenal dan pengerajin serta pengusaha kecil bangkit,”ujar Agus Lahinta. (tro)
Sumber http://gorontalopost.com/2015/10/22/pimpin-rapat-jokowi-tampil-dengan-karawo/
Sabtu, 09 Mei 2015
KERAJINAN KAIN KARAWANG KHAS GORONTALO
Menyenangkan sekali melihat sekelompok
tokokarawocom.blogspot.co.id/ibu-ibu yang muda dan tua tekun membuat kerajinan Kain Kerawang yang khas dari Gorontalo. Menurut wikipedia tradisi mokarawo atau membuat sulaman adalah sepenggal sejarah yang pernah diselamatkan kaum perempuan Gorontalo. Dulu Belanda berupaya menghilangkan berbagai tradisi dan identitas lokal. Tradisi
http://tokokarawocom.blogspot.co.id/2017/03/harga-rp.htmlini sudah ada sejak tahun 1600-an, jauh sebelum Belanda berkuasa di wilayah ini tahun 1889.
tokokarawocom.blogspot.co.id/ibu-ibu yang muda dan tua tekun membuat kerajinan Kain Kerawang yang khas dari Gorontalo. Menurut wikipedia tradisi mokarawo atau membuat sulaman adalah sepenggal sejarah yang pernah diselamatkan kaum perempuan Gorontalo. Dulu Belanda berupaya menghilangkan berbagai tradisi dan identitas lokal. Tradisi
http://tokokarawocom.blogspot.co.id/2017/03/harga-rp.htmlini sudah ada sejak tahun 1600-an, jauh sebelum Belanda berkuasa di wilayah ini tahun 1889.
Saat Belanda masuk ke wilayah ini ada dua peristiwa penting yang mewarnai sejarah Gorontalo. Pertama, banyaknya warga masuk dan menetap di hutan dan wilayah terpencil karena enggan membayar pajak kepada Pemerintah Belanda. Keturunan orang-orang ini hingga kini masih berdiam di hutan dan wilayah terpencil, yang oleh warga Gorontalo dikenal dengan sebutan Polahi.
KUE KERAWANG KHAS GORONTALO
Saya sempat sedikit ragu memosting cerita ini, karena menurut saya ini cerita yang terbilang ‘basi’. Tapi tak mengapa, saya tekan tombol ‘Publish‘ sambil benamkan muka ke tumpukan setrikaan ^_______^
Desember kemarin, seperti cerita saya di beberapa postingan sebelumnya, merupakan Natal yang tak seperti biasanya, karena tak ada pohon natal yang menghiasi rumah kami. Tapi bersyukurnya, walaupun tanpa pohon natal, kami punya sesuatu yang khas tersedia setiap natal di Indonesia; kue natal.
Selasa, 06 Januari 2015
Kerawang adalah souvenir Gorontalo
Ternyata, Kerawang yang dimaksud itu berasal dari kata Karawo yang artinya sulaman dengan tangan. Kerajinan ini sudah berkembang sejak lama dan kini sudah menjadi sentra kerajinan khas Gorontalo. Bahkan sulaman kain kerawang kerap dijadikan baju seragam para jemaah haji dari Gorontalo.
Industri Kerajinan Kerawang
Kerajinan karawo atau kerawang adalah kerajinan
menghias berbagai jenis kain dengan berbagai motif sulaman tembus pandang,
dikerjakan pada kain dengan menggunakan benang polos maupun warna-warni.
Langganan:
Komentar (Atom)






